Metode Pencatatan dan Penyimpanan Barang Pada Perusahaan Penghasil Minyak Wijen dan Kecap Di Kota Serang
DOI:
https://doi.org/10.47926/insanunggul.2020.8.1.63-79Kata Kunci:
Sistem Periodik, Sistem Perpetual, Metode FIFO, Metode Rata-rata (Average)Abstrak
Pembelian Pada perusahaan manufaktur persediaan terdiri dari persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan persediaan barang jadi. Dimana bertujuan agar perusahaan tidak kehilangan kesempatan dalam menjalani proses penjualannya karena kurangnya penilaian persediaan. Proses pengendalian persediaan yang pertama berpusat pada pencatatan persediaan yaitu sistem perpetual (terus-menerus) dan sistem periodic. Proses pengendalian persediaan yang kedua berpusat pada masalah penilaian persediaan yaitu asumsi arus persediaan seperti fifo, lifo dan average. CV. Kie Food Industry Indonesia perusahaan manufaktur penghasil minyak wijen memiliki banyaknya persediaan barang yang masuk, dan penulis mencoba memberikan saran dengan metode pencatatan yang lebih efisien yaitu metode pencatatan periodic. Dilihat dari barang yang diproduksi oleh CV. Kie Food Industry Indonesia metode penentuan harga perolehan persediaan berupa metode FIFO untuk semua barang. Namun penulis ingin memberikan perbandingan dengan metode average dan metode ini dialokasikan pada harga perlehan atas dasar harga perolehan rata-rata tertimbang.
Referensi
Baridwan, Zaki. 2008 Intermediate Accounting. BPFE-YOGYAKARTA Yogyakarta
Ikatan Akuntan Indonesia. 2008. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (Revisi2008). Jakarta : Salemba Empat.
Jusuf, Haryono. 2011. Dasar-Dasar Akuntansi. Yogyakarta:STIE YKPN
Mulyadi. 2010. Sistem Akuntansi. Salemba Empat. Jakarta
Santoso, Imam. 2006. Akuntansi Keuangan Menengah. Buku Satu. Yogyakarta:Refika Aditama
Setia, Lukas. 2012. Manajemen Keuangan. Jakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Jurnal Insan Unggul

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







